Apakah Anda berwajah cantik/tampan ? Sulitkah Anda mendapatkan pekerjaan ? Apakah boleh menyeleksi penerimaan karyawan dengan menilai wajahnya ? Memang tidak adil dan tidak objektif. Tapi jika Anda sebagai penyeleksi karyawan dan dari sekian banyak pelamar, dengan beberapa orang yang memiliki kemampuan yang sama, mana yang Anda pilih, yang berwajah bagus atau yang biasa-biasa saja ? Toh kemampuannya sama, gajinya sama, tentu orang akan lebih memilih pelamar yang berwajah di atas rata2.
Beberapa kali mengunjungi gerai penjual pizza di beberapa cabang, rata2 saya mendapati hal yang sama, pelayanannya berpenampilan di atas rata2 untuk kelas pramusaji (waitress). Sempat juga saya menjumpai petugas di gerbang tol (saya lupa di gerbang mana), yang secara rata2 baik pria maupun wanita nya berwajah di atas rata2. Hhmm tentunya tidak ada yang keberatan, toh mereka bekerja secara profesional, apa salahnya kalau ditambah wajah yang cantik / tampan. Hanya sedikit pertanyaan yang kadang2 muncul dari pikiran saya adalah, kemana orang2 yang berparas standar mencari pekerjaan ?
Posted in Opini | 1 Comment »
Dalam dunia bisnis yang penuh persaingan, sudah semestinya perusahaan yang mau bertahan atau mau menang dalam kompetisi ini harus mengedepankan pelayanan pelanggan. Seberapapun bagus produk yang dihasilkan, maka akan sia-sia jika tidak didukung oleh pelayanan pelanggan yang baik.
Beberapa hal yang pernah saya temukan seputar pelayanan pelanggan:
- Saya pernah mencoba untuk menghubungi Customer Service salah satu bank swasta yang cukup besar. Tapi hanya untuk sekedar berbicara dengan “manusia” di bank tersebut saja susahnya setengah mati. Yang ada hanya menu pilihan yang ruwet, putar sana-sini, bahkan sering putus di tengah-tengah. Bisa dibayangkan saat kita sedang membutuhkan bantuan dan menghubungi lewat handphone di jalan. Wah pasti bikin kita tambah panik
- Kalau Anda menghubungi Customer Service dari operator selular, maka akan dimulai dari aneka iklan2 yang tidak penting, tapi kita tetap harus menunggu dan menunggu sampai iklan yg mengganggu itu selesai. Padahal nomor tersebut tidak bebas pulsa, uh sungguh menyebalkan…
- Customer Service yang tidak kompeten, tiap kali kita bertanya, maka si CS akan meng-hold telpon kita untuk menanyakan kepada rekannya, baru menjawab kembali dan dilakukan secara terus menerus.
Namun juga ada beberapa kali saya menemukan kepuasan dalam pelayanan pelanggan, saya akan coba update artikel ini terus menerus.
- Layanan internet Fastnet dari FirstMedia. Walaupun pernah dikecewakan karena masalah pemutusan mendadak akibat billing (artikelnya dapat dibaca disini), harus saya akui layanan Fastnet ini cukup memuaskan. Beberapa hari yang lalu saya menelpon ke CS Fastnet perihal sambungan internet yang putus-nyambung, maka diaturlah jadwal kunjungan ke rumah kami. Pada hari yg dijanjikan itu, pihak teknisi menghubungi saya via telp untuk mengkonfirmasikan kunjungan beberapa jam sebelum jadwal saya, dan memberikan perkiraan waktu tiba di rumah saya, wah cukup profesional pikir saya. Lalu pihak teknisi dengan sabar mengurutkan kabel instalasi di dalam rumah saya (walaupun itu diluar jaringan kabel Fastnet), sampai akhirnya menemukan jalur terbaik untuk dipasangkan modem. Saya cukup puas dengan pekerjaannya, walaupun testpen saya sempat terbawa oleh teknisi mereka
- Billing Indosat, untuk aktifitas mobile saya menggunakan Indosat 3G. Untuk koneksi, memang tidak selalu bagus, tapi untuk sistem pemblokiran patut diacungi jempol. Kalau saya lupa membayar tagihan 3G maka otomatis kartu saya akan diblokir (demikian juga dengan tagihan Matrix). Nah yang cukup saya lakukan adalah pergi ke ATM atau menggunakan internet banking untuk melakukan pembayaran tagihan. Lalu tunggu sekitar 5 – 15 menit, dan hupla… blokir Anda akan terbuka secara otomatis. Tidak perlu telp Customer Service, lalu menunggu unblok yang lama.. Mestinya semua operator dapat melakukan sistem otomatis seperti Indosat.
Anda memiliki pengalaman dengan pelayanan pelanggan, entah yang baik maupun yang menjengkelkan. Silahkan dibagikan disini, bukan untuk promosi ataupun untuk menjelek-jelekkan, tapi semata-mata untuk membagi pengalaman, dan sukur2 dapat dibaca oleh perusahaan penyedia jasa tersebut dan dapat ditindak lanjuti.
Posted in Fastnet, Lifestyle, Opini | Tagged Customer Service, pelanggan, pelayanan | Leave a Comment »
Awalnya saya sempat ragu untuk menggunakan MacBook sebagai notebook untuk bekerja sehari-hari. Disamping anggapan aplikasi yang tersedia terbatas, juga kesulitan dalam mencari tempat reparasi dan terkesan akan mahal. Kalau dibandingkan merk-merk yang umum dengan service center yang mudah ditemui, seperti Acer, HP Compaq, Sony, Apple sempat membuat saya was2. Namun setelah menggunakan MacBook beberapa lama, saya mendapatkan sensasi yang lain dari Windows, performa yang terasa lebih baik dengan konfigurasi yang sama jika menggunakan Windows. Aplikasi nya pun cukup memuaskan dan tersedia cukup lengkap, bahkan beberapa membuat saya cukup terpukau.
Tapi ternyata kejadian yang saya takutkan itu muncul juga. Mendadak tiada hujan tiada angin, mendadak charger saya tidak berfungsi. Wah.. gawat.. Saya coba cari info harga charger tersebut (disebut MagSafe adapter) ternyata harganya Rp 1 juta lebih. Dan tidak seperti charger merk-merk umum yang biasanya tersedia versi universalnya, maka untuk MacBook saya tidak menjumpai charger non-originalnya di pasaran. Saya coba hubungi salah satu service center Apple yaitu eStore yang berada di Ratu Plaza. Melalui telpon diinformasikan, jika masih dalam masa garansi, silahkan bawa charger & macbook nya lalu akan dicek dan jika memang cacat produksi akan digantikan dengan yang baru.
Continue Reading »
Posted in Apple | Tagged adapter, Apple, estore, macbook, magsafe, plaza, ratu, repair, reparasi, review | Leave a Comment »

Bayar PLN via ATM
Di jaman yang serba modern, praktis dan cepat ini kita membutuhkan segala perkerjaan menjadi lebih mudah. Saya ingat waktu saya kecil, untuk membayar tagihan listrik (PLN), kita harus mengantre berjam-jam, itupun harus pergi ke kantor PLN yang jaraknya jauh dari rumah. Sangat membuang waktu dan tidak praktis. Tapi sekarang ? Anda hanya perlu mampir sebentar ke ATM terdekat, atau bahkan dari meja Anda dengan menggunakan internet banking atau dimana saja dengan phone banking. Sangat mudah.
Hampir semua bank memiliki fasilitas pembayaran tagihan listrik. Namun perlu diperhatikan biaya administrasinya. Karena tiap bank memiliki biaya yang berbeda-beda. Silahkan dicek informasi berikut ini
Continue Reading »
Posted in Lifestyle, Tips hemat | Tagged administrasi, ATM, BCA, biaya, Danamon, listrik, ongkos, pembayaran, perbandingan, PLN, praqtis, review | 2 Comments »
Pada hari Minggu 15 Maret 2009 saya sekeluarga sedang mengunjungi Summarecon Mal Serpong di daerah Gading Serpong, Tangerang. Karena hari Minggu, maka mal cukup ramai dengan pengunjung. Saat sedang berada di salah satu toko, kami terkejut ketika melihat banyak orang berbondong-bondong berlarian menuruni tangga eskalator. Kami pun mencoba mencari informasi kejadian yang terjadi, lalu mendengar dari orang-orang bahwa ada kebakaran. Kami mencoba tetap tenang, tapi semakin waspada saat melihat beberapa penjaga toko yang langsung menutup toko mereka, dan sesaat kemudian terdengar suara sirene tanda bahaya kebakaran. Petugas keamanan yang ada terlihat bingung tanpa menguasai keadaan dan tanpa ada instruksi. Mereka tidak mengarahkan pengunjung ataupun memberikan penjelasan kepada pengunjung akan hal yang terjadi.
Di tempat parkir terjadi kesemrawutan, terutama dari parkir basement. Semua pengunjung berebut untuk keluar, tapi anehnya beberapa pintu keluar (loket parkir) ditutup, wah pengunjung tambah panik. Dan saat itu hanya terlihat satu pintu yang dibuka, sehingga dapat dibayangkan padatnya mobil yang mengantri keluar. Saat mengantri kami sempat melihat keadaan yang terjadi di luar mal. Ternyata terlihat kondisi yang cukup porak poranda. Tiang penyangga di downtown walk terlihat roboh, beberapa papan reklame roboh dan banyak pohon di tempat parkir tumbang, tercabut sampai akarnya dan tidak sedikit yang menimpa mobil yang sedang diparkir disana. Bahkan atap penutup di gerbang keluar terlihat roboh. Sepertinya tadi dilanda angin puting beliung.
Continue Reading »
Posted in Tangerang | Tagged angin, kebakaran, lippo, mal, roboh, serpong, summarecon, tumbang | 2 Comments »
Saya beberapa kali ditawarkan untuk bergabung ke dalam Multi Level Marketing (MLM). Saya ’sempat’ sangat tertarik dengan MLM, bukan karena saya ingin jualan, atau mencari bisnisnya, tapi saya tertarik dengan pelajaran motivasinya, pembicaranya, ide2nya. Maklum saat itu belum ada pembicara2 lokal seperti Tung Desem Waringin, James Kwee, Andre Wongso, dll. Sehingga untuk memperkaya diri, saya berminat join ke MLM.
Apa sih yang salah dengan MLM, sehingga saya tidak mau bergabung ? Oh sama sekali tidak ada yg salah, bahkan sangat dianjurkan untuk membina skill, mental dan terlebih networking (hubungan dengan sesama). Hanya saja jiwa saya tidak cocok dengan tipe bisnis seperti ini. Tapi saya banyak juga melihat orang yang sukses menjalankan bisnis MLM ini.
Continue Reading »
Posted in Jalan hemat | Tagged amway, cni, level, marketing, MLM, multi, review, tienshi | 4 Comments »
February 4, 2009 by rommya
Seperti biasanya, saat musim hujan Jakarta selalu dilanda banjir, entah dari ritual 5 tahunan, 3 tahunan, 1 tahunan, bahkan lama kelamaan mungkin bisa bulanan dan harian seperti surat kabar. Aneh, kota metropolitan sebesar Jakarta yang merupakan ibukota negara, koq tidak dapat menyelesaikan masalah banjir. Bahkan diramalkan, jika curah hujan tidak kunjung berkurang, dalam beberapa hari kedepan ini, istana Merdeka -sebuah tempat yang seharusnya menjadi tempat kebanggaan bangsa Indonesia, karena tempat berkantor nya orang nomor satu di RI untuk memikirkan masalah2 di negara kita ini- akan terkena banjir. Sungguh suatu keadaan yang sangat memalukan. Dimana kita taruh muka kita jika sampai ditayangkan di berbagai media di luar negeri, baik surat kabar maupun televisi, istana negara Republik Indonesia terkena banjir. Lah kalau presidennya saja kebanjiran, apalagi warga nya ya… Ups, semoga itu semua hanya mimpi buruk yang tidak akan terjadi.
Continue Reading »
Posted in Jakarta, Opini | Leave a Comment »
January 11, 2009 by rommya
Masih berhubungan dengan posting saya sebelumnya…
Saat teman saya perlu dilakukan tindakan operasi segera, karena menyangkut hidup dan mati, rumah sakit menyodorkan perkiraan biaya sebesar 60 juta rupiah, itu belum termasuk biaya kamar dan obat. Sangat menyulitkan karena teman saya dan juga keluarganya bukan berasal dari kalangan yang mampu. Dan semua teman2 pun pasti tidak dapat menutupi biaya sebesar itu. Terkadang terlintas dalam pikiran kita, wah rumah sakit dan dokter sekarang semuanya komersil, mana rasa kemanusiaan nya ? Bukankah tugas mereka adalah mulia, yaitu menyelamatkan manusia dari penyakit yang diderita. Tapi mengapa semua harus diukur dengan uang?
Continue Reading »
Posted in Pandangan hidup | Leave a Comment »
January 5, 2009 by rommya
Hari Minggu siang sepulang dari gereja, saya mendapat telpon bahwa teman saya terkena kecelakaan, padahal paginya kami masih beribadah bersama. Teman saya hanya terjatuh dari motor karena tersenggol sepeda yang membawa barang2 yang berjalan berlawanan dengan arus lalu lintas. Menurut informasi, motor berjalan perlahan karena teman saya juga membonceng anaknya yang masih bayi, jadi dapat dikatakan hanya terjatuh pelan, namun apa efeknya ??
Teman saya pulang ke rumahnya dengan hilang ingatan perihal kejadian kecelakaan tersebut, dia tidak ingat apa yg terjadi, bahkan bingung mencari anak & istrinya yang sebelumnya pergi ke gereja bersama dia. Dia membawa pulang motor yang tidak rusak, membawa helm istrinya, dan bawaan lainnya. Di helm teman saya & istrinya ini terdapat lecet2 namun tidak pecah. Tapi teman saya tidak ingat mengapa tubuhnya terasa sakit dan terdapat luka-luka. Dia hanya tahu kepalanya pusing, dan ingin beristirahat. Keluarganya panik dan mencari keberadaan istri dan anaknya. Akhirnya ditemukan anak & istrinya di sebuah RS untuk mendapatkan perawatan pertama karena mengalami luka setelah kecelakaan tsb. Keluarga & termasuk saya sebagai temannya merasa lega, kamipun menjemput istri dan anaknya ke RS Qadr Tangerang. Tapi di tengah jalan kami mendapat kabar bahwa teman saya muntah, sehingga dibawa ke RS Siloam untuk mendapatkan pengecekkan keadaannya. Akhirnya setelah dari RS Qadr kamipun menyusul ke RS Siloam dan menunggu hasil pemeriksaan dokter.
Ternyata dokter memvonis teman saya terkena pendarahan di kepalanya. Walaupun saat ini belum mempengaruhi otak, tapi pendarahan tersebut terus melebar dan dapat berakibat menekan otak sehingga tidak dapat bernafas dan juga membuat organ-organ berhenti berfungsi. Sehingga perlu diadakan operasi secepatnya. Keluarga yang kebetulan dari keluarga sederhana merasa bingung karena biaya operasi yang cukup besar. Disarankan oleh seorang teman untuk memindahkan ke RS lain yang lebih murah, tapi dari informasi dokter yang merawat, hal tersebut sangat berbahaya karena kita berpacu dengan waktu. Wah, tidak ada yang berani ambil resiko mengenai hal ini. Akhirnya istrinya pun mengambil keputusan dan menandatangani surat untuk pelaksanaan operasi.
Operasi berjalan 1 jam dan sampai Minggu malam kondisi teman saya sudah sadar kembali. Hanya saja yang perlu dipikirkan adalah biaya RS yang mencapai puluhan juta dan jika terus berkembang bisa jadi mencapai ratusan juta rupiah. Saat kami berada di RS kami mendapati 2 pasien yang mengalami kejadian yang sama, bahkan yang satu masih belum sadar hingga 3 minggu di ruang ICU. Terkadang tidak masuk dalam nalar kita … manusia yang dalam keadaan sehat walafiat hanya karena jatuh dari kendaraan yang berjalan pelan saja efeknya sampai seperti itu dan harus mengeluarkan uang yang sangat besar. Betapa tidak berdaya (fragile) nya manusia itu…
Sangat disarankan kita berhati-hati dalam kendaraan, hilangkan kekosongan pikiran (melamun) atau mengantuk. Terlebih lagi kalau menggunakan sepeda motor, harus lebih ekstra hati-hati. Ingat keluarga yang menunggu dan masih membutuhkan kita di rumah. Dan juga dekatkan diri dengan Sang Pencipta dan siap menerima keadaan dengan lapang dada. [Walaupun mungkin ada rekan2 yang kurang setuju dengan konsep Sang Pencipta ini]
Save riding… and have a nice day
Posted in Jalan hemat | Leave a Comment »
November 12, 2008 by rommya
Bill Cosby berkata : “I don’t know the key to success, but the key to failure is trying to please everybody”. Yang kurang lebih berarti : “Saya tidak tahu kunci sukses, tapi kunci kegagalan adalah mencoba untuk menyenangkan semua orang”.
Menyenangkan semua orang ?? Hmm sepertinya tidak ada yang salah ya untuk membuat orang senang. Tapi ternyata kata ’semua’ orang disini memang berbahaya. Kita bisa terjebak jika berusaha menyenangkan semua orang. Saya selalu berusaha menyenangkan orang. Tapi selalu akan berakhir dengan seseorang yang kecewa.. Lho koq ? Betul, sebagai contoh: Saya sering menyenangkan client saya dengan menyediakan waktu untuk meeting bahkan di luar jam kerja. Apakah mereka senang? Ya, tapi apa ’semua’ orang senang ? Tentu tidak, anak dan istri saya seringkali kecewa karena saya terlambat pulang dan membatalkan janji dengan mereka.
Setelah saya merenungkan kalimat dari Bill Cosby tersebut, saya sadar bahwa saya tidak dapat menjadi seorang manusia yang sempurna yang selalu menyenangkan semua orang. Saat saya mencoba memberikan perhatian / pertolongan pada seseorang, kerap kali ada yang terluka. Akhirnya pilihan di tangan kita, prioritaskan orang yang perlu kita berikan perhatian lebih.
Apalagi jika Anda seorang pemimpin, mungkin keputusan yang Anda ambil tidak populer, keputusan Anda tidak disukai oleh beberapa orang, tapi bisa jadi itu yang terbaik bagi lebih banyak orang. Contohnya: Dalam perusahaan yang sedang diambang kebrangkutan, seorang direksi harus merumahkan 100 orang pegawainya. Banyak yg melihat direktur ini tidak berprikemanusiaan, bagaimana dengan keluarga pegawai tsb. Mereka perlu makan, perlu sekolah. Direktur yang kejam… Tapi sebenarnya apa yang dia lakukan ? Dia menyelamatkan ribuan pegawai lainnya (beserta keluarganya juga) dari ambang kehancuran secara keseluruhan jika dia tidak segera merampingkan perusahaannya.
Korbankan minoritas untuk menyelamatkan mayoritas. Lupakan untuk menyenangkan semua orang, karena itu adalah kunci kegagalan…
Have a nice day…
Posted in Jalan hemat | Leave a Comment »