
Bayar PLN via ATM
Di jaman yang serba modern, praktis dan cepat ini kita membutuhkan segala perkerjaan menjadi lebih mudah. Saya ingat waktu saya kecil, untuk membayar tagihan listrik (PLN), kita harus mengantre berjam-jam, itupun harus pergi ke kantor PLN yang jaraknya jauh dari rumah. Sangat membuang waktu dan tidak praktis. Tapi sekarang ? Anda hanya perlu mampir sebentar ke ATM terdekat, atau bahkan dari meja Anda dengan menggunakan internet banking atau dimana saja dengan phone banking. Sangat mudah.
Hampir semua bank memiliki fasilitas pembayaran tagihan listrik. Namun perlu diperhatikan biaya administrasinya. Karena tiap bank memiliki biaya yang berbeda-beda. Silahkan dicek informasi berikut ini
Rp 0
Bank of Tokyo Gratis (debet rekening)
Bank ABN Amro
Rp 1.600
Bank Jabar (ATM, hanya Bandung)
Rp 1.900
PT Pos Indonesia (loket pembayaran)
Rp 2000
Bank BNI (ATM, SMS banking, internet banking)
Bank BRI (ATM dan loket)
Bank Mega (ATM dan loket)
Bank Permata (ATM dan loket)
Bank Ganesha (ATM, loket)
Rp 2.500
Bank NISP (loket, baru untuk Jawa dan Bali)
Bank Mandiri (ATM, SMS banking, internet banking; via loket Rp 4.000)
Bank Bukopin (ATM; via loket Rp 1.500)
BPR-KS (loket)
Bank Bumiputera (ATM dan loket)
Bank Syariah Mandiri (ATM dan loket)
Bank Victoria (loket)
Panin Bank (ATM dan loket)
Bank BNP (loket, ATM belum bisa)
BTN (loket)
Bank Ina Perdana (loket)
Bank Maspion (ATM)
Bank Haga (ATM)
Rp 3.000
Bank BCA (ATM)
Rp 3.500
Lippo Bank (ATM)
Rp 5.000
Citibank (otodebet dan kartu kredit)
Bank Ekonomi (ATM dan loket)
BII (ATM, loket)
Bank HSBC (otodebet)
Bank Buana (ATM, via loket Rp 15 ribu)
Rp 8.000
Bank Danamon (ATM)
Danamon Syariah (ATM)
KETERANGAN: DATA PER AKHIR FEBRUARI 2009, informasi diambil dari Majalah Tempo Interaktif
Bank Danamon memberikan bonus paket KFC goceng (Rp 5.000) untuk pembayaran PLN via ATM, tapi kalau dipikir-pikir, lebih baik kita membeli paket tersebut sendiri toh biaya administrasinya sudah Rp 8.000. Kalau dibandingkan dengan BCA yang Rp 3.000 ya akhirnya sama saja.
Selain melalui ATM, kita dapat juga mendaftarkan fasilitas autopay dari tabungan maupun kartu kredit. Umumnya fasilitas ini diberikan secara gratis dari kartu kredit, kalau dari tabungan umumnya terkena biaya administrasi. jadi silahkan dicek ke bank Anda masing-masing.
Memang biaya ini hal kecil, tapi kalau kita mulai hemat dan cermat dari hal kecil akan lebih baik kan, apalagi di jaman resesi ini…
Silahkan klik 
Emang jaman sekarang yang namanya bang….eh…Bank ya gitu lah : Biaya administrasi lebih tinggi dari bunga tabungan………….(padahal perbedaan bunga tabungan & bungan pinjaman cukup jauh lho ) sehingga untuk masyarakat klas bawah yang ada niat mau nabung ( yang saldonya paling-paling +- 1 juta ) kalau tidak ada penambahan tabungan, lama-lama tabungan tidak nambah malahan habis. Dengan kata lain masyarakat kecil malah membantu pemilik bank……………….. ujung-ujungnya nabungnya dibawah bantal saja, karena BANK tidak memihak masyarakat klas bawah……………………………….
Setelah cari-cari akhirnya dapat juga nih info tarif bank.
Terima kasih buat yg punya blog.
semuanya ada biaya adminnya .. Bank of tokyo juga amro bank…
kalo internet banking BNI menu bayar PLN dimananya ya?
Guys, tadi gw abis bayar tagihan PLN via ATM salah satu bank pemerintah, pas gw bandingin dgn info billing PLN online di websitenya PLN kok ada selisih sebesar Rp 4.885,-.
di website tertulis biaya listrik periode september-oktober 2009 sebesar Rp 26.470,- tetapi pas bayar via ATM kok jadi Rp 31.325,- .Itu blom termasuk biaya adm sebesar 2.500. jadi totalnya gw bayar Rp 33.825,-
Aneh sekali….