Feeds:
Posts
Comments

Banyak perusahaan saat ini sudah menganggap bahwa layanan pelanggan (Customer Service) sangat penting untuk bisnis mereka. Apalagi dijaman persaingan yang sangat ketat sekarang ini. Namun saya mendapati beberapa perusahaan tetap tidak perduli dengan layanan pelanggan ini.

Salah satunya adalah penerbit kartu kredit asing yang saat ini saya masih blm menyebutkan namanya ( saya masih coba memberikan kesempatan), yang untuk berbicara dengan Customer Service nya, susahnya minta ampun. Menu nya sangat berbelit-belit dan tidak ada menu khusus untuk langsung ke Customer Service. Jadi harus mendengarkan jumlah tagihan, lalu pilih menu pilihan lainnya, tunggu sampai ini itu.. baru terdengar pilihan ke customer service. Saat complaint, ternyata telepon saya di hold dan diputus. Sama sekali tidak ada niat untuk menghubungi saya, padahal sudah dikonfirmasi data2 termasuk no telpon genggam saya. Akhirnya saya mesti mengulang lagi proses dari awal, memilih menu yang ruwet dan menceritakan ulang complaint saya. Complaint diterima tapi tanpa terlihat niat untuk membantu sama sekali. Lewat 2 minggu, saya telpon lagi ternyata masih perlu menunggu diproses… OMG. Dan kali ini saya rekam pembicaraannya, total waktu yang dibutuhkan 1 jam 12 menit-an. Beberapa kali di hold yang masing2 sekitar 20 menit. AArrrggghhh.. Mau minta bicara dengan Managernya, berdalih dengan “Sedang meeting”, ah klise sekali.

Yang kedua adalah Customer Service Tol Jakarta- Merak. Kejadian ini saya alami hari ini (22 Jun 2010), saat pulang kantor yaitu jam 17.30, ternyata jalan tol Kebon Jeruk-Tangerang macet total. Saya coba menghubungi no telpon 021-98199999 yang terpampang besar-besar di jalan tol. Ternyata disebutkan nomor tersebut tidak aktif.. Wah bagaimana ini ? Dari beberapa kali saya mencoba menghubungi di berbagai waktu, hanya sekitar 20% berhasil dihubungi. Wah repotnya… Saya coba menghubungi Customer Service tol dalam kota (021-8011735), siapa tahu ada informasi, ternyata sama saja.. Tidak ada yang mengangkat. Padahal kalau ada informasi yang jelas, saya dapat memilih alternatif jalan yang lain sehingga tidak tertahan di jalan tol -yang harganya naik2 terus- selama 2,5 jam. Seharusnya yang namanya Customer Service itu selalu mudah dihubungi, dan bahkan selalu ada yang menjaga selama 24 jam.

Memang beginilah nasib menjadi konsumen di Indonesia…

Advertisements

Dear teman-teman, saya mendapati belakangan ini koq website klikbca sering bermasalah ya. Pernah pada hari Minggu seharian tidak bisa transaksi. Wah repot sekali, padahal perlu mentransfer dana saat itu. Dan hari ini sepertinya terjadi lagi ya.
Apa teman-teman juga mengalami hal tersebut ? Apakah karena pengguna internet banking BCA sudah meningkat signifikan ataukah masalah di infrastruktur atau terkena hacker ?? Padahal saya sangat senang dan mengandalkan klikbca ini untuk hampir seluruh transaksi perbankan saya.

Silahkan dibagikan pengalaman Anda.

Listrik padam lagi

PLNPada hari Sabtu 7 November 2009 ini kembali PLN mengadakan pemadaman listrik di daerah Tangerang. Kali ini sangat parah, seharian dari jam 5 pagi sampai 21.30, dapat dibayangkan betapa repotnya masyarakat karena tidak dapat beraktivitas dengan baik. Dari Solo Pos disebutkan bahwa pemadaman bergilir ini masih akan berlangsung sampai dengan akhir November, di bulan Desember baru normal kembali.. 😦

Duh duh… bagaimana ini PLN ? Walaupun kalau dipikir2 memang kasihan juga petugas PLN, kalau padam maka petugas akan dikejar2 dan dicaci maki oleh masyarakat. Tapi kalau nyala normal, tidak diucapkan terima kasih bahkan dianggap sudah sepantasnya seperti itu. Padahal upaya mereka untuk membuat sistem kelistrikan tetap menyala tanpa masalah bukanlah hal yang mudah. (Sama seperti orang IT di perusahaan yg dicari2 kalau problem tapi dilupakan kalau semua berjalan lancar).

Yah semoga PLN dapat segera memperbaiki problem yg terjadi dan melakukan maintenance peralatannya dengan baik sehingga hal2 seperti ini tidak perlu terjadi kembali.

Apakah Anda berwajah cantik/tampan ? Sulitkah Anda mendapatkan pekerjaan ? Apakah boleh menyeleksi penerimaan karyawan dengan menilai wajahnya ? Memang tidak adil dan tidak objektif. Tapi jika Anda sebagai penyeleksi karyawan dan dari sekian banyak pelamar, dengan beberapa orang yang memiliki kemampuan yang sama, mana yang Anda pilih, yang berwajah bagus atau yang biasa-biasa saja ? Toh kemampuannya sama, gajinya sama, tentu orang akan lebih memilih pelamar yang berwajah di atas rata2.

Beberapa kali mengunjungi gerai penjual pizza di beberapa cabang, rata2 saya mendapati hal yang sama, pelayanannya berpenampilan di atas rata2 untuk kelas pramusaji (waitress). Sempat juga saya menjumpai petugas di gerbang tol (saya lupa di gerbang mana), yang secara rata2 baik pria maupun wanita nya berwajah di atas rata2. Hhmm tentunya tidak ada yang keberatan, toh mereka bekerja secara profesional, apa salahnya kalau ditambah wajah yang cantik / tampan. Hanya sedikit pertanyaan yang kadang2 muncul dari pikiran saya adalah, kemana orang2 yang berparas standar mencari pekerjaan ?

cs1Dalam dunia bisnis yang penuh persaingan, sudah semestinya perusahaan yang mau bertahan atau mau menang dalam kompetisi ini harus mengedepankan pelayanan pelanggan. Seberapapun bagus produk yang dihasilkan, maka akan sia-sia jika tidak didukung oleh pelayanan pelanggan yang baik.

Beberapa hal yang pernah saya temukan seputar pelayanan pelanggan:

  • Saya pernah mencoba untuk menghubungi Customer Service salah satu bank swasta yang cukup besar. Tapi hanya untuk sekedar berbicara dengan “manusia” di bank tersebut saja susahnya setengah mati. Yang ada hanya menu pilihan yang ruwet, putar sana-sini, bahkan sering putus di tengah-tengah. Bisa dibayangkan saat kita sedang membutuhkan bantuan dan menghubungi lewat handphone di jalan. Wah pasti bikin kita tambah panik
  • Kalau Anda menghubungi Customer Service dari operator selular, maka akan dimulai dari aneka iklan2 yang tidak penting, tapi kita tetap harus menunggu dan menunggu sampai iklan yg mengganggu itu selesai. Padahal nomor tersebut tidak bebas pulsa, uh sungguh menyebalkan…
  • Customer Service yang tidak kompeten, tiap kali kita bertanya, maka si CS akan meng-hold telpon kita untuk menanyakan kepada rekannya, baru menjawab kembali dan dilakukan secara terus menerus.

Namun juga ada beberapa kali saya menemukan kepuasan dalam pelayanan pelanggan, saya akan coba update artikel ini terus menerus.

  • Layanan internet Fastnet dari FirstMedia. Walaupun pernah dikecewakan karena masalah pemutusan mendadak akibat billing (artikelnya dapat dibaca disini), harus saya akui layanan Fastnet ini cukup memuaskan. Beberapa hari yang lalu saya menelpon ke CS Fastnet perihal sambungan internet yang putus-nyambung, maka diaturlah jadwal kunjungan ke rumah kami. Pada hari yg dijanjikan itu, pihak teknisi menghubungi saya via telp untuk mengkonfirmasikan kunjungan beberapa jam sebelum jadwal saya, dan memberikan perkiraan waktu tiba di rumah saya, wah cukup profesional pikir saya. Lalu pihak teknisi dengan sabar mengurutkan kabel instalasi di dalam rumah saya (walaupun itu diluar jaringan kabel Fastnet), sampai akhirnya menemukan jalur terbaik untuk dipasangkan modem. Saya cukup puas dengan pekerjaannya, walaupun testpen saya sempat terbawa oleh teknisi mereka 😦
  • Billing Indosat, untuk aktifitas mobile saya menggunakan Indosat 3G. Untuk koneksi, memang tidak selalu bagus, tapi untuk sistem pemblokiran patut diacungi jempol. Kalau saya lupa membayar tagihan 3G maka otomatis kartu saya akan diblokir (demikian juga dengan tagihan Matrix). Nah yang cukup saya lakukan adalah pergi ke ATM atau menggunakan internet banking untuk melakukan pembayaran tagihan. Lalu tunggu sekitar 5 – 15 menit, dan hupla… blokir Anda akan terbuka secara otomatis. Tidak perlu telp Customer Service, lalu menunggu unblok yang lama.. Mestinya semua operator dapat melakukan sistem otomatis seperti Indosat.

Anda memiliki pengalaman dengan pelayanan pelanggan, entah yang baik maupun yang menjengkelkan. Silahkan dibagikan disini, bukan untuk promosi ataupun untuk menjelek-jelekkan, tapi semata-mata untuk membagi pengalaman, dan sukur2 dapat dibaca oleh perusahaan penyedia jasa tersebut dan dapat ditindak lanjuti.

estore_logoAwalnya saya sempat ragu untuk menggunakan MacBook sebagai notebook untuk bekerja sehari-hari. Disamping anggapan aplikasi yang tersedia terbatas, juga kesulitan dalam mencari tempat reparasi dan terkesan akan mahal. Kalau dibandingkan merk-merk yang umum dengan service center yang mudah ditemui, seperti Acer, HP Compaq, Sony, Apple sempat membuat saya was2. Namun setelah menggunakan MacBook beberapa lama, saya mendapatkan sensasi yang lain dari Windows, performa yang terasa lebih baik dengan konfigurasi yang sama jika menggunakan Windows. Aplikasi nya pun cukup memuaskan dan tersedia cukup lengkap, bahkan beberapa membuat saya cukup terpukau.

magsafeTapi ternyata kejadian yang saya takutkan itu muncul juga. Mendadak tiada hujan tiada angin, mendadak charger saya tidak berfungsi. Wah.. gawat.. Saya coba cari info harga charger tersebut (disebut MagSafe adapter) ternyata harganya Rp 1 juta lebih. Dan tidak seperti charger merk-merk umum yang biasanya tersedia versi universalnya, maka untuk MacBook saya tidak menjumpai charger non-originalnya di pasaran. Saya coba hubungi salah satu service center Apple yaitu eStore yang berada di Ratu Plaza. Melalui telpon diinformasikan, jika masih dalam masa garansi, silahkan bawa charger & macbook nya lalu akan dicek dan jika memang cacat produksi akan digantikan dengan yang baru.

Continue Reading »

ATM

Bayar PLN via ATM

Di jaman yang serba modern, praktis dan cepat ini kita membutuhkan segala perkerjaan menjadi lebih mudah. Saya ingat waktu saya kecil, untuk membayar tagihan listrik (PLN), kita harus mengantre berjam-jam, itupun harus pergi ke kantor PLN yang jaraknya jauh dari rumah. Sangat membuang waktu dan tidak praktis. Tapi sekarang ? Anda hanya perlu mampir sebentar ke ATM terdekat, atau bahkan dari meja Anda dengan menggunakan internet banking atau dimana saja dengan phone banking. Sangat mudah.

Hampir semua bank memiliki fasilitas pembayaran tagihan listrik. Namun perlu diperhatikan biaya administrasinya. Karena tiap bank memiliki biaya yang berbeda-beda. Silahkan dicek informasi berikut ini

Continue Reading »